JENIS PENELITIAN

 Kuantitatif merujuk pada pendekatan yang berfokus pada pengumpulan dan analisis data numerik.

Arikunto (2010:27)

Penelitian kuantitatif adalah penelitian yang banyak menggunakan angka, mulai dari pengumpulan data, penafsiran data, hingga hasilnya ditampilkan dalam bentuk angka.


Kualitatif merujuk pada pendekatan penelitian yang berfokus pada pemahaman dan interpretasi fenomena sosial, budaya, atau perilaku melalui analisis data non-numerik.

Nasution (2003:5)

Penelitian kualitatif adalah penelitian yang berusaha memahami makna peristiwa dan interaksi manusia dalam situasi tertentu.


Penelitian historis adalah metode penelitian yang bertujuan untuk memahami dan menganalisis peristiwa, fenomena, atau perkembangan yang telah terjadi di masa lalu.

Hadari Nawawi (2005:73)

Penelitian historis adalah penelitian yang dilakukan dengan mempelajari data masa lalu, baik berupa peninggalan tertulis, lisan, maupun artefak, untuk kemudian ditafsirkan secara kritis.


Penelitian deskriptif adalah metode penelitian yang bertujuan untuk menggambarkan karakteristik atau fenomena tertentu secara sistematis dan akurat.

Sukardi (2013:157)

Penelitian deskriptif adalah penelitian yang bertujuan untuk menggambarkan, menjelaskan, atau meringkaskan berbagai kondisi, situasi, atau variabel yang timbul di masyarakat, yang menjadi objek penelitian berdasarkan apa yang terjadi.


Penelitian korelasional adalah jenis penelitian yang bertujuan untuk mengetahui hubungan atau keterkaitan antara dua variabel atau lebih, tanpa memberikan perlakuan (treatment) secara langsung pada variabel tersebut.

Moh. Nazir (2014:182)

Penelitian korelasional adalah penelitian yang bertujuan untuk mendeteksi sejauh mana variasi pada suatu faktor berkaitan dengan variasi pada faktor lain, berdasarkan pada koefisien korelasi.


Penelitian eksperimen adalah jenis penelitian yang dilakukan dengan cara memberikan perlakuan (treatment) tertentu pada subjek penelitian, kemudian mengamati dan menganalisis pengaruh perlakuan tersebut terhadap variabel lain.

Sugiyono (2017:72)

Penelitian eksperimen adalah metode penelitian yang digunakan untuk mencari pengaruh perlakuan tertentu terhadap yang lain dalam kondisi yang terkendali.


Penelitian komparatif adalah jenis penelitian yang bertujuan untuk membandingkan dua kelompok atau lebih terhadap suatu variabel tertentu, guna mengetahui perbedaan atau persamaan di antara kelompok tersebut.

Margono (2004:110)

Penelitian komparatif adalah penelitian yang berusaha membandingkan dua gejala atau lebih, untuk menemukan persamaan dan perbedaan berdasarkan kerangka pemikiran tertentu.


Penelitian dasar, atau penelitian murni, adalah metode penelitian yang bertujuan untuk memperluas pengetahuan dan pemahaman tentang fenomena tanpa mempertimbangkan aplikasi praktis atau implikasi langsung.

Hadari Nawawi (2005:63)

Penelitian dasar adalah penelitian yang dilakukan untuk mengembangkan konsep-konsep ilmiah dan memperluas horizon ilmu pengetahuan, tanpa menekankan pada penerapannya secara langsung.


Penelitian terapan adalah metode penelitian yang bertujuan untuk memecahkan masalah praktis atau mengembangkan solusi yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Kumar (2019): Dalam konteks penelitian pendidikan, penelitian terapan merupakan upaya untuk menerapkan teori dan pengetahuan yang ada dalam situasi praktis, dengan tujuan untuk menghasilkan perbaikan.


Penelitian evaluasi adalah penelitian yang bertujuan untuk menilai keberhasilan, efektivitas, efisiensi, dan relevansi suatu program, kebijakan, atau kegiatan berdasarkan kriteria tertentu.

Scriven (1991): Penelitian evaluasi adalah suatu kegiatan yang bertujuan untuk menentukan nilai atau kualitas dari suatu program atau kebijakan, dengan menggunakan kriteria yang telah ditetapkan sebelumnya.


Penelitian pengembangan adalah jenis penelitian yang bertujuan untuk menghasilkan produk tertentu (misalnya model, media, metode, kurikulum, atau alat) serta menguji keefektifan produk tersebut agar layak digunakan secara lebih luas.

Widoyoko (2017): Penelitian pengembangan adalah penelitian yang dilakukan untuk menciptakan dan menguji produk yang inovatif, serta mengimplementasikan hasil penelitian dalam praktik.


Penelitian aksi adalah jenis penelitian yang dilakukan oleh peneliti sekaligus praktisi (misalnya guru, pelatih, atau tenaga kerja) dengan tujuan memecahkan masalah nyata yang sedang dihadapi, sekaligus meningkatkan praktik atau kinerja secara langsung.

Mills (2000): Penelitian aksi merupakan bentuk kolaboratif dari penelitian yang bertujuan untuk memperbaiki praktik, di mana peneliti dan peserta bekerja sama untuk menganalisis masalah dan merumuskan solusi.


Penelitian pendidikan adalah jenis penelitian yang dilakukan untuk memahami, menganalisis, dan meningkatkan proses pendidikan, pembelajaran, dan pengajaran.

Arikunto (2010): Penelitian pendidikan adalah penelitian yang dilakukan untuk menemukan, mengembangkan, dan menguji teori serta praktik pendidikan sebagai upaya perbaikan kualitas pembelajaran.


Penelitian agama adalah studi sistematis yang bertujuan untuk memahami, menganalisis, dan mengeksplorasi aspek-aspek yang terkait dengan agama, kepercayaan, praktik keagamaan, dan pengaruhnya dalam kehidupan individu dan masyarakat.

Nashruddin (2005): Penelitian agama adalah studi yang bertujuan untuk memahami dan menganalisis keyakinan, praktik, dan pengalaman spiritual dalam berbagai tradisi keagamaan.


Penelitian bidang ilmu lain adalah penelitian yang dilakukan dalam disiplin ilmu di luar pendidikan (misalnya kedokteran, hukum, ekonomi, sosial, teknik, pertanian, olahraga, dan sebagainya) dengan tujuan untuk mengembangkan pengetahuan dan memecahkan masalah yang sesuai dengan karakteristik bidang ilmu tersebut.

Margono (2004:15)

Penelitian bidang ilmu lain adalah penelitian yang dilakukan untuk menjawab permasalahan di bidang ilmu tertentu melalui pengumpulan data, analisis, dan penarikan kesimpulan yang sesuai dengan kaidah ilmiah.


Penelitian kepustakaan adalah jenis penelitian yang dilakukan dengan cara mengumpulkan, menganalisis, dan menafsirkan informasi yang diperoleh dari sumber-sumber tertulis, seperti buku, jurnal, artikel, laporan, dan dokumen lainnya.

Nazir, Moh. (2014:111)

Penelitian kepustakaan adalah penelitian yang dilakukan melalui pengkajian kritis terhadap bahan-bahan pustaka yang relevan dengan masalah penelitian, baik berupa buku, jurnal, dokumen, maupun arsip.


Penelitian lapangan adalah jenis penelitian yang dilakukan secara langsung di lokasi atau konteks di mana fenomena yang diteliti terjadi.

Moleong (2011): Penelitian lapangan adalah penelitian yang dilakukan dengan mengamati dan berinteraksi langsung dengan objek penelitian di lokasi tertentu, memberikan wawasan yang lebih mendalam tentang perilaku dan situasi yang diteliti.


Penelitian laboratorium adalah jenis penelitian yang dilakukan dalam kondisi terkontrol di laboratorium, di mana peneliti dapat mengatur variabel-variabel eksperimen untuk mengamati hasil dan efek yang ditimbulkan.

Baker (2010): Penelitian laboratorium adalah metode penelitian ilmiah yang dilakukan di dalam laboratorium untuk mengeksplorasi fenomena dan efek dengan cara yang lebih terukur dan dapat diulang.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

SEJARAH PERKEMBANGAN OLAHRAGA PETANQUE

Teknik Dasar Petanque

PETANQUE