Postingan

LATAR BELAKANG METODE PENELITIAN

     Pembinaan olahraga di Indonesia sering menghadapi tantangan yang cukup kompleks, terutama dalam menyiapkan atlet usia sekolah agar mampu berprestasi secara konsisten. Salah satu masalah yang muncul adalah rendahnya kualitas program latihan yang belum sepenuhnya menekankan pada peningkatan kebugaran jasmani, keterampilan teknik, serta daya tahan fisik yang berkesinambungan. Kondisi ini diperparah dengan keterbatasan fasilitas, sarana, dan tenaga pelatih yang kompeten, sehingga proses pembinaan belum berjalan maksimal. Di sisi lain, minat dan motivasi peserta didik cukup tinggi, namun belum diimbangi dengan sistem pembinaan yang terstruktur dan berorientasi jangka panjang. Akibatnya, potensi yang dimiliki generasi muda sering kali tidak berkembang optimal, bahkan banyak yang terhenti di tengah jalan. Hal ini menunjukkan pentingnya adanya program pembinaan yang lebih terarah, sistematis, serta berbasis pada peningkatan kondisi fisik dan daya tahan agar prestasi dapat me...

JENIS PENELITIAN

 Kuantitatif merujuk pada pendekatan yang berfokus pada pengumpulan dan analisis data numerik. Arikunto (2010:27) Penelitian kuantitatif adalah penelitian yang banyak menggunakan angka, mulai dari pengumpulan data, penafsiran data, hingga hasilnya ditampilkan dalam bentuk angka. Kualitatif merujuk pada pendekatan penelitian yang berfokus pada pemahaman dan interpretasi fenomena sosial, budaya, atau perilaku melalui analisis data non-numerik. Nasution (2003:5) Penelitian kualitatif adalah penelitian yang berusaha memahami makna peristiwa dan interaksi manusia dalam situasi tertentu. Penelitian historis adalah metode penelitian yang bertujuan untuk memahami dan menganalisis peristiwa, fenomena, atau perkembangan yang telah terjadi di masa lalu. Hadari Nawawi (2005:73) Penelitian historis adalah penelitian yang dilakukan dengan mempelajari data masa lalu, baik berupa peninggalan tertulis, lisan, maupun artefak, untuk kemudian ditafsirkan secara kritis. Penelitian deskriptif adalah met...

METODELOGI PENELITIAN

  Metodelogi Penelitian  1. Pengertian Metode a. CHAT GPT     Metode adalah suatu cara atau langkah yang teratur dan sistematis yang digunakan untuk mencapai tujuan tertentu. b. Gemini AI     Metode adalah cara yang sistematis dan terorganisir untuk mencapai suatu tujuan atau memecahkan suatu masalah. Dalam konteks yang berbeda, kata "metode" memiliki makna yang spesifik. c. POE AI     Metode adalah cara atau teknik yang digunakan untuk mencapai suatu tujuan atau menyelesaikan suatu masalah. d. Meta AI Metode adalah cara atau prosedur yang sistematis untuk mencapai tujuan tertentu, melakukan penelitian, atau menyelasaikan masalah e. Menurut Saya      Metode ialah suata cara. langkah langka yang sistematis dan terstruktur untuk mencapai suatu tujuan tertentu. 2. Pengertian Penelitian a. CHAT GPT     Penelitian adalah suatu kegiatan ilmiah yang dilakukan secara, terencana, dan terkontrol untuk menemu...

Perencanaan Pembelajaran Penjas

Cedera Dalam Cabang Olahraga

 https://youtu.be/XeszeIyUjRk?si=4snDoZFqGuHpghs3 What (Apa?) Cedera yang dialami adalah kram pada paha . Kram otot merupakan kontraksi mendadak dan tak terkendali yang bisa sangat menyakitkan, biasanya akibat kelelahan otot dan dehidrasi. Who (Siapa?) Korban cedera adalah Anthony Sinisuka Ginting , atlet bulu tangkis tunggal putra Indonesia. When (Kapan?) Kejadian berlangsung pada Rabu, 22 Agustus 2018 , saat pertandingan semifinal bulu tangkis beregu putra Asian Games 2018. Where (Di mana?) Cedera terjadi di Istora Gelora Bung Karno , Jakarta, Indonesia. How (Bagaimana?) Saat pertandingan berlangsung, Ginting mengalami kram di paha sehingga tidak bisa melanjutkan pertandingan. Penanganan awal dilakukan di lapangan: disemprot cairan pereda nyeri (semprot dingin) dan dibalut perban elastis untuk mengurangi kejang otot. Kapan Lomba Dilaksanakan? Pertandingan tersebut adalah bagian dari Asian Games 2018 cabang bulu tangkis beregu putra ,...

Penanganan Hipotermia dan Dehidrasi

  1. Penanganan Hipotermia Menurut Para Ahli Hipotermia adalah kondisi di mana suhu tubuh turun di bawah 35°C. Ini merupakan kondisi darurat medis yang memerlukan penanganan segera. Penanganan Hipotermia Menurut Ahli: Marieb & Hoehn (2019) Dalam Human Anatomy & Physiology, disebutkan bahwa penanganan hipotermia mencakup: “Menghangatkan tubuh secara bertahap menggunakan selimut, cairan hangat, dan menghindari pemanasan langsung seperti air panas atau lampu panas karena dapat menyebabkan gangguan ritme jantung.” WHO (World Health Organization, 2020) WHO menyarankan: “Pindahkan korban ke tempat yang hangat dan kering, ganti pakaian basah, dan berikan cairan hangat jika sadar. Hindari gerakan yang berlebihan untuk mencegah fibrilasi ventrikel.” American Heart Association (AHA, 2020) Dalam panduan pertolongan pertama, AHA menyarankan: “Gunakan prinsip ‘gentle handling’, mulai dengan penghangatan pasif (selimut) dan berlanjut ke aktif (pakaian hangat, pemanas e...

Penanganan dan Pencegahan Saat Pingsan

Pengertian Pingsan (Sinkop) Menurut American Heart Association (AHA) dan WHO , pingsan adalah kehilangan kesadaran secara tiba-tiba dan sementara akibat penurunan aliran darah ke otak , biasanya terjadi secara mendadak dan disertai pemulihan spontan. Penanganan Saat Pingsan (First Aid) Menurut Para Ahli 1. Mary Fran Hazinski (AHA Guidelines, 2020) Dalam panduan pertolongan pertama dari AHA: Segera baringkan korban di permukaan datar. Angkat kaki korban sekitar 30 cm untuk meningkatkan aliran darah ke otak ( elevasi tungkai ). Longgarkan pakaian yang ketat terutama di leher dan dada. Pastikan jalan napas terbuka dan periksa pernapasan. Jika korban tidak sadar selama lebih dari satu menit, panggil bantuan medis segera . Bila korban muntah, miringkan tubuh untuk mencegah aspirasi (masuknya muntah ke paru-paru). 2. Smith & Mounsey (American Family Physician, 2015) Menyatakan bahwa pertolongan awal harus fokus pada posisi tubuh untuk mengembalikan alir...

Pertolongan Pertama Dengan RICE

Pertolongan pertama pada cedera dengan metode RICE (Rest, Ice, Compression, Elevation) merupakan salah satu pendekatan paling umum dan dianjurkan oleh para ahli untuk menangani cedera ringan pada otot dan sendi, seperti keseleo, terkilir, atau memar . Berikut penjelasan metode RICE menurut para ahli: Apa itu Metode RICE? Metode RICE merupakan singkatan dari: R = Rest (Istirahat) I = Ice (Kompres Es) C = Compression (Tekanan) E = Elevation (Elevasi/Pengangkatan) Pendapat Para Ahli William E. Prentice (2011) – Principles of Athletic Training Menyatakan bahwa RICE adalah prinsip utama dalam penanganan awal cedera jaringan lunak (soft tissue injuries). Tujuannya adalah mengurangi perdarahan internal, pembengkakan, dan nyeri , sehingga mempercepat pemulihan. Arnheim & Prentice (2013) – Essentials of Athletic Injury Management Menjelaskan bahwa penggunaan RICE dalam 24–72 jam pertama sangat efektif untuk mengontrol inflamasi akut dan mencegah kerus...

Klasifikasi Cedera Dalam Olahraga

  Menurut Syaifuddin (2001) : Cedera olahraga diklasifikasikan berdasarkan tingkat keparahan dan jenisnya : Cedera Ringan : Nyeri ringan, tidak mengganggu aktivitas. Cedera Sedang : Membutuhkan perawatan, memengaruhi gerakan. Cedera Berat : Cedera parah, butuh penanganan medis intensif. Menurut Widiastuti (2004) : Cedera dibagi menjadi: Cedera Akut : Terjadi secara tiba-tiba, seperti keseleo atau patah tulang. Cedera Kronis : Cedera yang terjadi akibat penggunaan berlebihan dalam waktu lama, seperti tendinitis. Menurut Prentice (2011) : Klasifikasi berdasarkan jenis jaringan yang cedera : Cedera jaringan lunak : Otot, ligamen, tendon (misal: keseleo, tegang otot). Cedera jaringan keras : Tulang dan sendi (misal: patah tulang, dislokasi). Cedera saraf : Seperti kejepit saraf atau gangguan sensorik.                                          ...

Faktor Kebugaran Jasmani dan Psikologis dalam Cedera Olahraga

 Faktor Kebugaran Jasmani dan Psikologis dalam Cedera Olahraga Cedera olahraga dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk kebugaran jasmani dan kondisi psikologis atlet. Para ahli telah mengidentifikasi bahwa kurangnya kebugaran fisik serta gangguan mental dapat meningkatkan risiko cedera selama aktivitas olahraga. 1. Kebugaran Jasmani sebagai Penyebab Cedera Olahraga Kebugaran jasmani merupakan faktor utama dalam mencegah cedera olahraga. Beberapa komponen penting yang memengaruhi risiko cedera meliputi: a. Kekuatan dan Daya Tahan Otot Bompa dan Buzzichelli (2019: 45) menjelaskan bahwa otot yang tidak cukup kuat atau mengalami ketidakseimbangan dapat meningkatkan risiko cedera pada persendian dan ligamen, terutama saat melakukan gerakan yang membutuhkan stabilitas tinggi. b. Fleksibilitas Menurut Anderson (2005: 67), kurangnya fleksibilitas dapat membatasi rentang gerak sendi, sehingga meningkatkan kemungkinan terjadinya ketegangan otot dan cedera muskuloskeletal, terutama p...

Teknik Dasar Bermain Petanque

 Teknik dasar bermain petanque adalah keterampilan yang harus dikuasai agar permainan dapat dilakukan dengan baik dan efektif. Menurut Boule Sport International (2020), teknik dasar dalam petanque melibatkan cara memegang bola, teknik melempar, serta strategi permainan yang tepat agar bola bisa ditempatkan sedekat mungkin dengan cochonnet atau menyingkirkan bola lawan. Dalam hal pegangan bola, pemain harus menemukan posisi yang nyaman di telapak tangan agar lebih mudah mengontrol arah dan kekuatan lemparan. Menurut Jean-Claude Jouffret, seorang pelatih petanque profesional, pegangan bola yang tepat akan memberikan kestabilan saat melempar dan meningkatkan akurasi tembakan. Teknik melempar dalam petanque terdiri dari dua jenis utama. Teknik pointing digunakan untuk menempatkan bola sedekat mungkin dengan cochonnet. Teknik ini bisa dilakukan dengan lemparan melambung atau lintasan rendah yang lebih langsung. Sementara itu, teknik shooting bertujuan untuk menyingkirkan bola lawan yang...

RPP PERENCANAAN

Gambar
  RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)   Satuan Pendidikan ​ :  SMAN 1 Bireuen Mata Pelajaran ​ :  PJOK Kelas /Semester ​ :  X/Ganjil Tahun Pelajaran ​ :  2022/2023 Tema ​ ​ ​ : Permainan Bola Besar Subtema ​ ​ : Permainan Bola Besar menggunakan Permainan Bola Basket Alokasi Waktu ​ ​ :  3 JP (  1 Pertemuan)   A.  Kompetensi inti Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya . Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (gotong royong, kerjasama, damai), santun, responsif dan proaktif, sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.   3.  Memahami, menerapkan,  menganalisis dan   mengevaluasi pengetahuan faktual, konseptual, prosedural, dan  metakognitif berdasarkan rasa ingintahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya...